An End Is A New Beginning, A New Life And A Life To Remember

Thursday, September 18, 2008

Is That What Life Told Us About

Batu Pahat Kuala Lumpur
08-08-08 Friday 11.15 pm

I knew it very well and I understood it all
Immortality....
And I deeply appreciate the momentwe had spent together over the years my dearest friends
And now I understood all of them that life begins and ends
And i deeply understand the bridge of relationship that begins and never ends.
Friends steps into my life and will never gone
And i deeply understood it all now that one can not conquer over other mind and emotion.
And we are not belongs together. I ate it all the bitter side of this end. I swallowed it all.
I left the sweetness of our memories within my soul. For it become the seed for yourreturns. My sould would wait even a thousands years to come. Till the univere heal it self for another new world.
I want you to know that i would wait for you till eternity return into me.
And i seek for eternity alone........


Batu Pahat
08-20-08 - 08-28-08 (you sms me after quite sometimes return from Perak)

Ahmad Nazri.....
Forget not and afraid not of being forgotten
Remain the memories within the pure soul
For the beauty we had found in a relationship that I hope would last forever
Fro the belief we have gained along the streaming and flowing cheers and joyful moment
Never ending happines waving in the ocean of mercy.
Until it returns....
Let’s time reveal it once again and we will continue creating the best memories ever
When the innocence return
Till then i would be missing you
Ever since we have met inbetween the cloudy mountain and the shining sun
We are apart in a distance – the marriage of the soul
I only believing My True Self to the hope and destiny
Fate and fortune had surrendered
They took a bow to the brighter side of this knot
The spirit that remain i the desire never ends
Wanting the time freezing
Needing you alive within my soul
Let the soul be an answer to all the question we have had
In this relationship and you as a friend of my spirit the lover
Of my soul let me alive for another thousands of years to come
Let the time and this soul witnessing the beauty on both side of our spirit
So let the universe accepting it and we finally gathers in a field of paradise.
Notes : in a search of Body, Spirit and Soul best companion, an idea of trilogist in between Insan, Microcosmos and Macrocosmos intimately. As well as human relationship to his/her “surrounding” (may it be a human, plants, animal kingdoms as well as the sky, the sea) had inimately bound with “Oneness”
And i seek the beauty of the soul, the crystal of ones thought and mind to read it carefully.
And thus was my body, spirit and soul journey in searching for “Oneness” that i had already found within me.


Batu Pahat
Sunday 060908 12.04 noon
I see not but the beauty in every piece of creatures. Their form and moves. Such a gentle and grace.
Oh what i have seen is the beauty of the thousands manifestations within one. And one sees through it all. Seeing not but the beauty of the soul. . .


Kuala Lumpur – Jogjakarta
08-23-08 Saturday 3.15 pm

Dan kini aku telah sedia untuk terbang tinggi kesetiap lapisan langit dua belas
Dan juga aku telah sedia untuk mendalami kesetiap lapisan bumi tujuh lapisan sebelas lautan
Tanpa kuduga tanpa kusangka kerana
Jalan jalan yang kulalui adalah menuju kepastian.
Apakah kepastian itu wahai sahabatku sang angin yang menderu...
Kepastian itu adalah takdir bagi hidupku
Kepastian itu adalah janji bagi hidupku
Kepastian itu adalah sesuatu yang tidak mampu kuhalangi kedatangannya kerana janji waktu diriku dan jua dirimu.
Kepastian itu adalah sesuatu yang tidak mampu kuhalangi kepergiannya kerana janji waktu diriku dan dirimu.
Dan ia akan membawa bersama diriku dan dirimu di dalam waktu itu.
Ketakutan dan gentar itu rakan ku dan jua kamu sekiranya engkau tidak mengenali sekiranya engkau tidak mengetahui datang dan perginya.
Janganlah engkau takut dan gentar kerana diketika ini kau masih punya waktu walau sesaat Cuma.
Kepastian itu adalah KEMATIAN.....
Adakah lagi kepastian yang tersalah ungkap dan tafsir. . .
Nota : Setiap baris kata adalah perbualan diantara aku dan “diriku”. Dan ilham dari gerak hatiku.


Kuala Lumpur – Jogjakarta
0823-08 Saturday

Aku adalah jiwa yang kesunyian.
Kerana “sahabat”ku terpisahkan di dalam kegelapan diri terlihatkan. Terselindung dibalik tabir yang memisahkan jiwa melihat ketelusan jiwa yang murni. Keindahan nyawa yang menghidupkan.
Dan jasad ini dihidupkan. Dengan semangat yang utuh tak terungkai oleh ciptaan melainkan penciptaan..
Aku adalah jiwa yang kesunyian rindukan ketenangan yang abadi selama ini kucari
Termeteri di dalam diri sejak azali.
Aku adalah penghuni diri yang keusangan oleh waktu akan kembali
Menemui abadi dan keabadian yang kucari
Telah lama aku miliki dari dalam diri.
Aku merindukan kekasih kekasih jiwaku ada di dalam kegelapan jalan yang tidak ditemukan – hilang cahaya.
Dan bawalah aku dari pelita pelita cahaya yang menerangi langit langit impian. Biarkan ia menyuluhi hidupmu dan jalanmu. Dan cahaya itu adalah kemurnian hatimu, kejernihan akalmu.
Terlalu banyak lorong lorong hitam ratus tujuh ribu dan ratusan dan puluhan tujuh tabir dan tirai melindungi mata hatimu dan mata akalmu. Tidak akan tersingkap walau satunya. . . .
Kerana kita manusia diselubungi oleh makna cinta tersalah ertikan tafsiran dan kita terbiarkan oleh kelenaan mimpi siang.
Bukakan pintu hati dan jendela akal seluas alam semesta yang menjadi rahsia bagi segala rahsia. Sedarlah dia yang selama ini kita cari . . . ada didalam diri.
Dan dialah cintaku nan abadi nyawa dan nadiku. Bersama sehingga takdirku menemui sampai waktu. Dan aku adalah waktu yang punya waktu untuk kembali lagi
Bersamalah kekasih dan sahabatku sehingga ketentuan itu datang menjemput kita.


Jogjakarta
08-25-08 Puri Artha Hotel 7 malam
Disaatnya keputusan yang pasti itu hamper dapat tidak aku menghalangnya. Bukan awalnya tapi akhirnya. Aku masih lagi baik keberuntungan atas apa sahaja yang aku inginkan dan impikan masih tercapaikan dengan izin-Mu Tuhan.
Lihatlah diriku !
Seharusnya ada lebih banyak kemungkinan. Dan tidak aku gentar melaluinya. Adakah aku mempunyai masa sebanyak itu, Tuhan?
Buku kebenaranku telah tertuliskan. Tidak ada lagi kemungkinan dihadapanku. Hanya satu kepastian yang nyata.
Dan disaat ini Tuhan, izinkan aku menghitung sepermohonan. Sekecil zarah Cuma. Biarkan aku mendiami cahaya yang engkau letakkan dibalik sudut nan jauh didalam hatiku untuk selamanya. Dan ada cinta didunia ini. Izinkan aku bertakhta dibawah naungan-Mu sebelum keabadian.
Dan hari ini aku menitipkan kembali janjiku dibumi merapi. Aku tinggalkan airmata yang akan tumbuh menjadi taman hijau disyurga. Begitulah mekarnya cinta-Mu tidak terbandingkan. Dan akan kubawanya bersamaku didalam genggaman jiwaku sampai kembalinya aku. Aku nantikan dan tetap sabar menunggu kepastian itu dating menjemputku.


Jogjakarta
08-25-08 8. p.m

Lagukan ini di dalam hatimu dikala rindu
Diantara hati dan nafasmu
Bahawa cinta telah hidup bersamaku sehingga saat ini
Izinkan aku mendahului cinta itu sebelum sumur dunia kekeringan karena hilangnya mutiara ditimur.
Hatiku kedinginan lmeluluh peluh yang hangat membakar dari karenanya cinta.
Tidak aku berselindung dibalik tabir hatiku sendiri karena percaya adanya.. dan aku rindukan semuanya yang tidak berada disisiku untuk bersatu kembali di dalam diri dan setia bersama cinta ini lagi. Izinkan aku
Bertakhta di dalamnya untuk seusia dunia ini dan aku akan menyusur lagi perjalanan seterusnya seusia dunia ini.
Sehingga takdir itu menentukan aku disisi-Nya untuk kali terakhir.

Friday 091308
Batu Pahat
“It is important that whatever is drawn hould not run against one’s feelings. It must conform to the scale and it must convey an impression of movement and life. Admittedly, a line is a line unyielding, lifeless and meaningless. It is up to us, artists to give it a meaning and to bring it to life.”
“My work of fashion is not a genuine work of art without the soul. Garment that cloak our body has it’s own soul. It is more than a living piece of designer’s creature on the wearer’s body so it beautify the soul. It has led me to brings the element into life. Syncronizes some life and naturalness, so that it would appears to have a soul and be nearer intimately to a human way of life.”

No comments: